BANGKA, JANGKAUANNEWS.COM – Smelter Panca Mega Persada (PMP) yang berada dikawasan Industri Jelitik dibobol garong.
Sebanyak 538 balok timah berwarna silver berhasil dibawa kabur oleh para pelaku setelah menaklukkan 5 penjaga malam di smelter tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian itu terjadi pada Sabtu (16/05/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Pelaku yang diketahui berjumlah 10 orang berhasil masuk ke dalam smelter PMP dan menyekap 5 penjaga malam dengan cara kaki dan tangan diikat serta mulut dilakban.
Setelah berhasil menyekap penjaga malam, para pelaku membobol sebuah gudang didalam smelter itu dan berhasil membawa kabur belasan ton timah balok.
Atas kejadian tersebut, pihak managemen PMP melaporkan aksi para pelaku ke Mapolres Bangka pada Minggu (17/05/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Atas laporan itu, tim Opsnal Polres Bangka bergerak cepat dan berhasil mengendus keberadaan para pelaku yang sedang menuju kota Pangkal Pinang.
Agar buruannya tidak lepas, tim opsnal langsung melakukan koordinasi dengan tim jatanras Polda Babel untuk membantu memonitoring keberadaan para pelaku.
Para pelaku pun berhasil diamankan oleh tim gabungan pada Minggu (17/05/2026) sore ditempat ruang tunggu penumpang kapal pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Bangka Barat.
Kelima pelaku yang diamankan ini atas nama, Reza Elias, Ahmad Nabawi, Alka Wahyu, Pebri Satria dan Bobi Saputra.
Berdasarkan hasil intrograsi yang dilakukan kepada kelima pelaku, petugas mendapati nama nama pelaku lainnya yang ikut serta melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di Smelter PMP.
Satu persatu pelaku lainnya berhasil diringkus tim gabungan ditempat dan lokasi yang berbeda.
Seperti Robi Sugara diamankan Minggu sore sekitar pukul 17.41 WIB di jalan Puding Besar, Bangka.
Wahyudin diamankan saat berada dikediaman Robi yang beralamat di jalan mawar, Bukit Intan, Pangkal Pinang pada Minggu malam sekitar pukul 20.45 WIB.
Tim gabungan terus bergerak mengejar 3 pelaku lainnya yang belum tertangkap. Tak sampai 1×24 jam, tiga pelaku lainnya atas nama Muhammad Abi, Diki Tripatra dan Subandi berhasil diringkus ditempat yang berbeda.
Kini 10 orang pelaku berikut barang bukti 538 balok timah warna silver serta uang tunai 768 juta diamankan di Mapolres Bangka guna penyelidikan lebih lanjut.(JK)













